Cagliari VS Lazio (jago kandang vs jago tandang)


Jadwal padat dan badai cedera akhirnya menghentikan rangkaian kemenangan Lazio.Tampil menjamu Catania di hadapan pendukungnya di Olimpico dengan optimisme mampu menempati capolista Serie A giornata 9, Lazio ditahan imbang tamunya. Cedera dan jadwal padat sama sekali bukan alasan dan tak dapat dijadikan …kambing hitam ketidakberhasilan. Bukan hanya Lazio yang harus bertanding setiap tiga hari; Milan, Inter, Napoli dan Udinese juga mengalami hal yang sama. Itu adalah konsekuensi logis yang harus diterima Reja dan pasukannya. Dalam lawatan ke Stadio Sant’Elia Senin dini hari nanti, Ledesma dan kawan-kawan akan lebih bisa bermain all-out. Usai laga ini, Gli Aquilotti memiliki waktu 5 hari pemulihan sebelum menjamu Zurich dalam matchday 4 Grup D Liga Eropa.

Laga ini memiliki rekor khusus. Cagliari belum terkalahkan di Stadio Sant’Elia termasuk saat menahan Udinese dan Napoli tanpa gol. Lazio, sebaliknya, belum terkalahkan di pertandingan tandang. Inilah saat Lazio mematahkan rekor Cagliari dan memperpanjang rangkaian hasil positifnya di laga tandang.

Lazio tetap harus kehilangan pilar-pilar lapangan tengahnya: Alvaro Gonzalez, Stefano Mauri dan Francelino Matuzalem di samping kiper ketiga, Alessandro Berardi. Anderson Hernanes sesungguhnya belum sepenuhnya pulih ketika masuk pada menit 57 menggantikan Djibril Cisse saat melawan Catania. Kemungkinan Reja tidak akan memainkannya sejak awal. Beppe Biava juga meragukan kondisinya; Reja akan cenderung menyimpannya demi laga hidup-mati melawan Zurich. Andre Dias dapat bermain kembali setelah menjalankan hukuman satu laga, kemungkinan akan berduet dengan Marius Stankevicius atau Mobido Diakite. Di lini depan, Miroslav Klose yang sedang “on fire” akan menjadi tumpuan utama, sementara Cisse harus membuktikan dirinya pantas di tim inti setelah gagal menyarangkan gol dalam 7 pertandingan terakhir.

Pelatih Cagliari Massimo Ficcadenti dipastikan tidak dapat menurunkan kapten tim Daniele Conti yang telah mengakumulasi 4 kartu kuning. Posisinya di lapangan tengah kemungkinan digantikan oleh Albin Ekdal. Davide Astori dan Sebastian Eriksson masih cedera. Moestafa El Kabir dikabarkan hampir pulih, tetapi kemungkinan tidak akan diturunkan sejak awal laga.

Catatan head to head lima laga terakhir, Cagliari memenangkan tiga di antaranya, Lazio dua. Dan dalam pertemuan terakhirnya musim lalu di Stadio Sant’Elia, Lazio kalah 1-0. Saat ini Lazio ada di peringkat 3 berselisih 1 poin dari capolista dan dengan rekor tak terkalahkan dari 7 laga terakhir, termasuk 4 kemenangan. Sementara Cagliari tampil impresif di dua laga awal dengan menghempaskan AS Roma di Olimpico dan mengalahkan Novara di Stadio Sant’Elia. Kalah dari Palermo dan menang atas Lecce, selebihnya pertandingan Il Rossoblu berakhir imbang. Saat ini Cagliari ada di posisi 6, terpaut 2 poin dari Lazio. Pertandingan diperkirakan berlangsung imbang dengan Lazio lebih banyak melakukan inisiatif penyerangan. Kalau para penyerang Lazio mampu mengkonversi peluang menjadi gol, kemungkinan Gli Aquilotti dapat memetik kemenangan kelimanya musim ini. Jika tidak, ketatnya pertahanan Cagliari akan memaksa Lazio pulang dengan hasil seri lagi.

Head to Head:
27 Februari 2011 (Serie A): Cagliari 1-0 Lazio
24 Oktober 2010 (Serie A): Lazio 2-1 Cagliari
21 Maret 2010 (Serie A): Cagliari 0-2 Lazio
29 Oktober 2009 (Serie A): Lazio 0-1 Cagliari
25 Januari 2009 (Serie A): Lazio 1-4 Cagliari

Lima laga terakhir Cagliari:
27 Oktober 2011 (Serie A): Cesena 1-1 Cagliari
23 Oktober 2011 (Serie A): Cagliari 0-0 Napoli
16 Oktober 2011 (Serie A): Cagliari 0-0 Siena
2 Oktober 2011 (Serie A): Lecce 0-2 Cagliari
25 September (Serie A): Cagliari 0-0 Udinese

Lima laga terakhir Lazio:
27 Oktober 2011 (Serie A): Lazio 1-1 Catania
24 Oktober 2011 (Serie A): Bologna 0-2 Lazio
21 Oktober 2011 (Liga Eropa): Zurich 1-1 Lazio
17 Oktober 2011 (Serie A): Lazio 2-1 Roma
2 Oktober 2011 (Serie A): Fiorentina 1-2 Lazio

Perkiraan formasi tim:
Cagliari (4-3-1-2):
1-Michael Agazzi; 14-Francesco Pisano, 21-Michele Canini, 3-Lorenzo Ariaudo, 31-Alessandro Agostini; 8-Davide Biodini, 20-Albin Ekdal, 4-Radja Nainggolan; 7-Andrea Cossu; 18-Nene, 19-Thiago Ribeiro

Lazio (4-3-1-2):
22-Federico Marchetti; 29-Abdoulay Konko, 33-Marius Stankevicius, 3-Andre Dias, 26-Stefan Radu; 19-Senad Lulic, 32-Cristian Brocchi, 24-Cristian Ledesma; 7-Giuseppe Sculli; 99-Djibril Cisse, 25-Miroslav Klose

Wasit:
Paolo Silvio Mazzoleni (Bergamo)

Peluang:
Cagliari 45-55 Lazio

Penerawangan Mbah Galuh:
Cagliari 1-2 Lazio

0 Responses to “Cagliari VS Lazio (jago kandang vs jago tandang)”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




Roma Merda

ekolaziale

Kalender

Oktober 2011
S S R K J S M
« Sep   Nov »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930
31  

Arsip


%d blogger menyukai ini: